<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2065592170027353737?origin\x3dhttp://zaqifathis.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
eqi.zaqi.arab.item.onta.
 

MODELLING DAYLIGHT

pencahayaan menjadi hal dasar dalm mengekspresikan sebuah desain. pencahayaan yang memanfaatkan sinar matahari, sudah pasti ramah lingkungan sekaligus hemat energi. banyak keuntungan yang didapat melalui pencahayaan alami, antara lain dapat mengeluarkan karakter suatu bangunan, cahaya dari matahari tersbut menjadikan lingkungan yang sehat, dan yang pasti merupakan suatu upaya dalam menghadapi global warming yang terjadi pada bumi kita.

bukaan padan bangunan
menjadikan sebuah pembatas atau pelingkup bangunan. daylight harus diterapkan dengan sebuah perencanaan yang baik, karena jika terjadi kesalahan dalam pengaturan pencahayaan dapat mengganggu penglihatan visual dan merusak benda yang peka terhadap cahaya. dengan adanya model 3D dapat membantu dalam merancang sistem pencahayaan.

model 3D dan proses desain :
THE NASHER SCLUPTURE CENTER, USA

mereka menggunakan rapid prototyping (RP) sebagai to
ol guna membantu proses desain. contoh bangunan yang menggunakan RP (rapid prototyping) adalah bangunan NASHER SCLUPTURE CENTER yang dibuat oleh Renzo Piano. cahaya yang masuk melalui kaca pada bangunan ini akan menyinari benda yang berada didalam bangunan, dan langit dapat terlihat dengan jelas.


OPTIMASI :
THE LIGHT HOUSE, LONDON


design pada bangunan modern ini meliputi pemikiran terhadap aspek pelepasan panas, penigkatan panas, level pencahayaan, perlindungan terhadap sinar matahari dan pemandangan keluar. selain itu biaya juga merupakan aspek yang penting untuk dipertimbangkan. solusi dalam pengoptimalan kerja bangunan dapat diperoleh melalui teknik matematika. dengan cara ini, desainer dapat membantu klien dalam memahami dampak dari desain dan bagaimana membuat penyelesaiannya.

salah satu contohnya adalah bangunan karya arsitek Gianni Botsford berdiri di site yang dikelilingi oleh bangunan bertingkat. sehingga cahaya yang masuk di optimalakan pada bagian atap bangunan.
ada beberapa kriteria jika kita membuat atap transparan diatas ruang keluarga :
  • cahaya yang masuk intensitasnya cukup untuk menerangi ruangan, tapi tidak mengarah secara langsung pada lukisan.
  • sangat bagus mendapatkan cahaya pada musim dingin, tapi tidak pada musim panas.
  • atap transparan membuat kita dapat melihat ke atas/ ke langit.
pada High Museum of Art, ditemukan bahwa level pencahayaan pada museum ini sangat tinggi intensitasnya. bahkan melebihi yang ditentukan. solusinya adalah dengan memasang fabric pada jendela.

pada tahun 2002 dilakukan renovasi yang tetap mempertahankan objek arsitektur Richard Meier. dengan cara menerapkan sistem shadding pasif pada atap dan fasad bangunan.



3D model berguna dalam menganalisa konstruksi dan menemukan cara baru dalam memberi informasi kepada klien mengenai iluminasi. AutoCad dan 3D Max berguna dalam memecahkan masalah ini. fitur fitur tambahan mengenai pencahayaan dapat kita amati kapan saja.
model ini membantu klien memahami permasalahan yang mereka butuhkan.

OK teman teman,,,
cukup sekiann yang dapat saya rangkum. semoga bermanfaat kedepannya...

salam zaqi!!




There

  1. Blogger Hartantyo Sindoro | March 10, 2009 at 9:30 AM |  

    dengan modelling daylight juga bisa memperbaiki teknologi bangunan jaman dahulu yang terkenal tanggap lingkungan, sehingga dapat menciptakan teknologi bangunan yang lebih maksimal...

  2. Blogger M. Mukti Deviansyah | March 10, 2009 at 9:32 AM |  

    QI,,aq setuju sama pendapatmu,,,, bahwa pencahayaan alami sangat bermanfaat sekali... di zaman sekarang, masih sedikit bangunan yang menggunakan penchayaan alami,,,, padahal pencahyaan alami bisa menghemat energi......

  3. Blogger Wisnu Pranata Adhi | March 10, 2009 at 9:50 AM |  

    artikel ini bagus...saya setuju dengan artikel di atas,tapi bisakah tolong anda review/ringkas menggunakan kalimat2 anda??karena saya melihat ini seperti sebuah tulisan dalam buku..terimakasih,salam

  4. Blogger TUTTOARDITO | March 11, 2009 at 7:58 AM |  

    saya setuju dengan komen di atas..payah sekali..

  5. Blogger zaqifathis | March 11, 2009 at 10:22 AM |  

    ohh,,, ya yayaya..
    memang ini sebuah ringkasan. lain kali, akan saya ringkas dengan kata2 sendiri.

    maturnuwun.

  6. Blogger ivan majid | March 11, 2009 at 11:31 AM |  

    pencahayaan alami memang sangat penting. tapi menurut saya, jaman sekarang pencahayaan alami terlalu digembor2kan bahkan dijadikan sebuah konsep. padahal seharusnya jgn dijadikan sebuah konsep melainkan memang harus ada di dalam otak kita dalam mendesain.

  7. Blogger cah digital le..!! | March 11, 2009 at 11:49 AM |  

    wah3,,saya sangat setuju dgn pendapat anda!! eh,, maksud saya kamu....,,ho3
    artikel yg bagus..

    smoga lancar dalam jodoh..ho3